Cara Mengoptimalkan OpenERP dan PostgreSQL Odoo

Daftar dan tonton webinar Dewatalks

Odoo memang cocok digunakan sebagai kebutuhan ERP & CRM, karena tersedia berbagai fitur yang disediakan. Selain itu, Odoo juga gratis sumber terbuka, dan di dalamnya sudah ada fitur Project Management, Sales Management, Accounting, Billing, dan Manufacturing. Odoo adalah salah satunya perangkat lunak yang kompleks dan memiliki data besar di dalamnya database setiap melakukan menyebarkan modul. Perangkat lunak ini sering menemukan sumber yang tiba-tiba naik, juga sumber batasnya. Oleh karena itu, Anda perlu memahami cara mengoptimalkan Odoo OpenERP dan PostgreSQL dari artikel berikut.

Sebelum mempraktikkan metode optimasi OpenERP dan PostgreSQL Odoo, pastikan hal-hal berikut dipenuhi:

  1. Menggunakan SSD (Disk Drive Cepat untuk Penyimpanan).
  2. RAM Besar (Memiliki VPS dengan RAM besar).
  3. Mode Multiprosesing aktif (Mode Multiprosesing hanya tersedia dengan Sistem berbasis Unix).
  4. Konfigurasi dan Optimalkan PostgreSQL.

Cara Mengoptimalkan Odoo

Menggunakan SSD

Sebelum melakukan penyetelan Pada konfigurasi Odoo, Anda perlu memastikan server / VPS yang digunakan sudah menggunakan SSD (Solid-state Drive). Di Dewaweb, kami menggunakan latensi rendah super cepat Drive SSD dengan menyediakan IOPS Tinggi dan hasil yang membutuhkan akses I / O disk berkecepatan tinggi.

Contoh hasil uji kecepatan SSD:

1024 + 0 rekaman dalam

1024 + 0 catatan keluar

1073741824 byte (1,1 GB) disalin, 1,91992 s, 559 MB / s

Ini berarti kecepatan SSD adalah 559MB / detik.

RAM besar

Selain menggunakan SSD, menggunakan Odoo OpenERP juga akan banyak menguras tenaga sumber, maka Anda membutuhkan banyak RAM. Berdasarkan dokumentasi Odoo, disarankan agar pengguna memiliki RAM 4GB.

Multiprosesing Odoo

Cara mengoptimalkan Odoo dilakukan dengan mengaktifkan mode multiprocessing. Berikut adalah perintah untuk mengaktifkan Multiprocessing di konfigurasi Odoo:

$ / usr / bin / openerp-server –help

Akan menghasilkan keluaran sebagai berikut:

Penggunaan: openerp-server [options]

Pilihan:

–Versi menunjukkan nomor versi dan keluar program

(…)

Opsi multiprosesing:

–Workers = WORKERS Tentukan jumlah pekerja, 0 nonaktifkan mode prefork.

–Limit-memory-soft = LIMIT_MEMORY_SOFT

Memori virtual maksimum yang diizinkan per pekerja, saat

mencapai pekerja disetel ulang setelah permintaan saat ini

(default 671088640 alias 640MB).

-Batas-memori-keras = LIMIT_MEMORY_HARD

Memori virtual maksimum yang diizinkan per pekerja, saat

tercapai, alokasi memori apa pun akan gagal (default

805306368 alias 768MB).

-Limit-time-cpu = LIMIT_TIME_CPU

Waktu CPU maksimum yang diizinkan per permintaan (default 60).

–Batas-waktu-nyata = LIMIT_TIME_REAL

Waktu nyata maksimum yang diizinkan per permintaan (default 120).

–Limit-request = LIMIT_REQUEST

Jumlah permintaan maksimum untuk diproses per pekerja

(default 8192).

Baca:  Apakah Hosting merupakan Faktor Penting untuk Anda? Pelajari Disini!

Berarti:

Nomor pekerja harus sama dengan jumlah CPU yang dialokasikan ke VPS, atau jika Anda ingin menyediakan banyak CPU untuk proses PostgreSQL, cron job atau aplikasi lain yang diinstal di VPS / Server.

Di batas-memori-lunak dan batas-memori-keras biarkan terus nilai default, atau jika ingin mengubahnya, tergantung RAM yang tersedia di VPS. CMisalnya, jika Anda memiliki VPS dengan 12 CPU dan RAM 10 GB.

Konfigurasi tweak.

$ nano /etc/openerp-server.conf

Kemudian tweak-nya:

Pekerja = 12

Limit_memory_soft = 7516192768

Limit_memory_hard = 8589934592

Limit_request = 8192

Limit_time_cpu = 60

Limit_time_real = 120

Max_cron_threads = 2

Konfigurasi dan Optimasi PostgreSQL

Saat membesarkan kinerja dari PostgreSQL, pastikan Anda menggunakan PostgreSQL versi terbaru. Ada 2 pengaturan di PostgreSQL, yaitu shared_buffers dan effective_cache_size.

Berikut ini adalah contoh penggunaan VPS SSD dengan 12 CPU dan RAM 10 GB:

$ nano /etc/postgresql/9.3/main/postgresql.conf

Kemudian tweak-nya:

Shared_buffers = 2048MB

Effective_cache_size = 5120MB

Shared_buffers disetel ke 20% dari total RAM dan cache_size disetel ke 50% dari total RAM.

Jangan lupa untuk restart layanan Odoo dan PostgreSQL.

Setelah menggunakan konfigurasi ini, login, memuat POS, dan kebutuhan lainnya akan lancar.

Jangan lupa lakukan juga Kekosongan di database secara manual, untuk membersihkan data sementara. Proses ini juga menggunakan CPU dan Disk Usage yang tinggi.

Kesimpulan

Anda harus memahami dan melakukan metode optimasi ini di Odoo agar CPU dan RAM bekerja secara maksimal, serta untuk kelancaran kebutuhan modul-modul di Odoo. DDemikianlah artikel kali ini, jangan ragu untuk meninggalkan ide topik yang ingin Anda baca di blog Dewaweb. Semoga artikel ini membantu!

Daftar dan tonton webinar Dewatalks

Postingan Cara Mengoptimalkan OpenERP dan PostgreSQL Odoo muncul pertama kali di Blog Dewaweb.